Arthur Féry berhasil menembus babak semifinal Wimbledon 2026. Petenis peringkat 114 dunia itu mengalahkan pemain Italia, Flavio Cobolli. Cobolli merupakan unggulan kesepuluh sekaligus finalis Roland-Garros baru-baru ini. Féry menang mutlak dengan skor 6-4, 7-6 (7/4), dan 6-0 pada hari Rabu.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Sebelumnya, Féry juga menyingkirkan mantan petenis nomor tiga dunia, Grigor Dimitrov. Laga tersebut berlangsung sengit dalam lima set di Lapangan Utama. Berdasarkan catatan turnamen, Féry menjadi penerima wild card pertama dalam 25 tahun terakhir yang mampu mencapai semifinal Wimbledon.
Féry lahir di Paris dari orang tua berkebangsaan Prancis. Namun, ia menghabiskan masa kecilnya di dekat All England Club, Inggris. Ayahnya, Loïc Féry, merupakan presiden klub sepak bola FC Lorient. Sang ayah merasa sangat emosional karena putranya tumbuh besar dan belajar tenis di sekitar area stadion tersebut.
Menurut data sejarah, Féry menjadi petenis pria keempat yang mencapai semifinal Grand Slam melalui jalur wild card. Ia mengikuti jejak Jimmy Connors, Henri Leconte, dan Goran Ivanisevic. Kini, Féry menjadi satu-satunya wakil Inggris tersisa di turnamen ini.
"Saya hampir tidak mempercayainya", ujar Féry setelah pertandingan selesai. Ia mengaku merasakan emosi yang luar biasa saat gim terakhir berlangsung. Pada babak semifinal hari Jumat, Féry akan menghadapi petenis nomor tiga dunia, Alexander Zverev dari Jerman.